4 Cara Cek Pajak Kendaraan Tanpa Harus Lihat STNK

Cara cek pajak kendaraan yang termudah memang hanya tinggal lihat di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saja. Namun hal itu juga bisa dilakukan secara online tanpa harus mengeluarkan STNK dari dompet.

Metode ini tentu bakal berguna buat kamu yang jarang sekali menggunakan kendaraan pribadi untuk transportasi sehari-hari. Dengan meninggalkan mobil atau motor di rumah, otomatis STNK yang sering ditaruh di dompet kunci mobil juga ditinggalkan bukan?

Apa jadinya kalau kamu kelupaan ngecek STNK hingga lupa bayar sebulan? Alhasil kamu bakalan dikenakan denda.

[Baca: Ingin Perpanjang STNK Online? Ini Informasi Penting di Berbagai Daerah]

Metode cek pajak ini juga bisa berguna buat kamu yang mau beli kendaraan bekas lho. Ketika ditawari mobil atau motor dan kamu sudah melihat nopolnya, segera cek saja pajaknya dengan cara ini. Kalau tiba-tiba di kolom informasi malah gak sesuai dengan mobilnya, berarti kamu patut curiga sama penjualnya.

Oleh karena itu, yuk manfaatkan teknologi untuk memeriksa pajak kendaraan kita sendiri dan yang mau kita beli. Berikut empat cara cek pajak kendaraan yang wajib kamu ketahui.

1. Situs Samsat PKB

cara cek pajak kendaraan
Situs Samsat PKB (Merdeka)

Dengan mengunjungi situs ini, kamu hanya perlu memasukkan nomor polisi di kendaraan pribadimu. Setelah itu klik proses, dan informasinya pun akan muncul.

Di situs ini bakal dijelaskan, apakah mobilmu terkena pajak progresif atau tidak. Kamu juga bisa melihat jumlah dana yang harus kamu bayarkan untuk perpanjangan STNK selanjutnya.

Tapi wajib kamu ketahui lho, Samsat ini hanya untuk plat B saja. Bagaimana untuk wilayah lain? Tentu saja situsnya berbeda-beda lho. Klik saja nama wilayah di bawah ini, nanti kamu bakal dihubungkan ke situsnya.


Jawa Tengah
Jawa Timur
Yogyakarta
Aceh
Riau
Kepulauan Riau
Sulawesi Tengah

2. Aplikasi Cek Ranmor

cara cek pajak kendaraan
Aplikasi cek pajak ranmor (Detik)

Setelah menginstall aplikasi ini via Google Playstore, kamu bakal diminta login dengan menggunakan akun Google. Lalu kamu diminta memasukkan cek plat nomor polisi mobil atau motormu disertai dengan nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Aplikasi ini pun langsung menampilkan data mobilmu persis seperti yang ditampilkan di situs Samsat. Hanya saja bila kamu gak memasukkan nomor KTP, maka nama pemilik dan info pajak progresif mobilmu gak bakal keluar.

Untuk wilayah Jawa Timur, kamu gak bisa pakai aplikasi yang sama. Oleh karena itu, install saja E-SMART Samsat Jatim. Sedangkan untuk yang Sumatera Barat, kamu bisa unduh Samsat Mobile Prov. Sumbar.

3. SMS

cara cek pajak kendaraan
SMS (kompas)

Cara cek pajak kendaraan ini hanya berlaku untuk wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta, mengingat situs cek pajak kendaraan di wilayah lain seringkali error.

Kalau bicara soal Jawa Barat, udah pasti plat kendaraannya B, D, E, F, T, dan Z ya. Cara mengeceknya adalah dengan mengirimkan SMS ke Dispenda Jabar 0811 211 9211. Format SMSnya Info<spasi>kode plat kendaraan di Jawa Barat/nomor polisi/kode seri plat kendaraan<spasi>warna plat kendaraan. Contoh: Info B 4903 SS hitam.

Untuk Jawa Tengah alias plat H, formatnya JATENG<spasi>nomor pelat kendaraan. Contoh: JATENG H1782DD. Sedangkan untuk Yogyakarta, DIY<spasi>nomor pelat kendaraan. Contohnya DIY AB4578SA.

Setelah SMS ini kamu kirimkan, maka bakal ada balasan soal informasi kendaraanmu. Silahkan dicoba.

4. Cara cek pajak kendaraan di provinsi tanpa layanan e-Samsat

cara cek pajak kendaraan
STNK (Liputan6)

Jika wilayah tempatmu membeli kendaraan berada di luar Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, Aceh, Riau, Kepulauan Riau, dan Sulawesi Tengah, maka agak sulit untuk melakukannya secara online. Mau gak mau ya harus lihat STNK kendaraan.

Tapi kamu juga bisa melakukan itu dengan mendatangi Samsat terdekat bila memang sedang lupa bawa STNK. So, bila memang kendaraan itu sering diparkir di rumah, alangkah lebih baik untuk menyimpan fotokopi STNK dan menaruhnya di dompet.

Itulah empat cara cek pajak kendaraan dan cek plat nomor yang wajib kamu ketahui. Dengan mengetahui tanggal jatuh tempo pajak, maka gak ada lagi deh kejadian lupa bayar pajak. Kamu juga sudah bisa siapkan duitnya jauh-jauh hari.

Oh ya, satu lagi nih. Selain bisa kena denda, telat bayar pajak juga bisa merugikanmu jika kamu berniat jual mobil lho. Harga jual mobil yang pajaknya mati tentu anjlok. Males banget tentunya kalau harus rugi bandar ketika jual mobil

[Baca: Awas, Harga Mobil Pribadimu Bisa Anjlok karena 5 Kebiasaan Ini]

Semoga bermanfaat, dan jangan telat bayar pajak yah!