Ada Peran Para Konglomerat Indonesia Lho di Balik Berdirinya 8 Universitas Ini

Keberadaan universitas swasta di Indonesia ternyata cukup banyak jumlahnya. Saking banyaknya, jumlah universitas swasta melebihi jumlah universitas negeri.

Dari data yang dihimpun Katadata, ada sekitar 3.136 universitas swasta yang berdiri di Indonesia. Data ini didasarkan pada hasil riset Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Ristek Dikti).

Ternyata, dari banyaknya universitas swasta yang ada, ada beberapa di antaranya yang dimiliki para konglomerat Indonesia lho. Jumlahnya pun gak satu atau dua universitas, tapi terdapat sembilan universitas yang dirintis para konglomerat Indonesia.

Pengin tahu universitas swasta mana aja yang dimiliki para konglomerat Indonesia? Cari tahu yuk dalam ulasan berikut ini.

Baca juga: Deretan Universitas Terbaik di Dunia yang Super Mahal, Stanford Pilihan Maudy Masuk?

1. Universitas Pelita Harapan (UPH)

universitas swasta
Suasana di UPH. (Facebook/@universitaspelitaharapankarawaci)

Universitas swasta yang satu ini menjadi salah satu lembaga pendidikan yang berada dalam grup bisnis Lippo. Universitas Pelita Harapan (UPH) berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Pelita Harapan yang didirikan James Riady, putra konglomerat Mochtar Riady.

Sama seperti kampus lainnya, UPH membuka program Sarjana dan Pascasarjana. Terus ada juga kelas dengan bahasa pengantar menggunakan Bahasa Inggris dan program pendidikan jarak jauh.

Sejauh ini, Universitas Pelita Harapan telah dibuka di kota-kota besar, mulai dari Tangerang, Surabaya, hingga Medan.

Baca juga: Inilah 4 Universitas Termurah di Dunia, Salah Satunya di Dekat Indonesia

2. Universitas Prasetiya Mulya

universitas swasta
Kegiatan di Universitas Prasetia Mulya. (Facebook/@prasmul)

Universitas yang satu ini juga diketahui sebagai universitas swasta yang dirintis konglomerat Indonesia. Menariknya, banyak konglomerat yang terlibat dalam pendirian Universitas Prasetiya Mulya lho.

Sosok-sosok konglomerat yang dimaksud, antara lain Eka Tjipta Widjaja (Sinar Mas), Prajogo Pangestu (Barito Pacific), Anthoni Salim (Indofood), Edwin Soeryadjaya (Saratoga), The Ning King (Argo Manunggal Group), hingga Ciputra (Ciputra). Semua nama konglomerat ini masuk dalam jajaran struktur organisasi Yayasan Prasetiya Mulya.

Universitas Prasetiya Mulya dibangun pada 19 Mei 1980. Dalam website resminya, universitas ini mengklaim dirinya sebagai lembaga pendidikan tinggi pertama yang menawarkan program Magister Manajemen.

Baca juga: Ingin Sukses Menekuni Ilmu Bisnis? 7 Universitas Ini Bisa Jadi Pilihan Kamu

3. Sinarmas World Academy

universitas swasta
Kelulusan di Sinas Mas World Academy. (Facebook/@sinarmasworldacademy)

Menjadi salah satu bagian dari bisnis Sinar Mas Group, Sinarmas World Academy merupakan lembaga pendidikan yang membuka program pendidikan dari taman kanak-kanak hingga universitas.

Sinar Mas Group yang dimiliki keluarga konglomerat Eka Tjipta Widjaja membuka lembaga pendidikan ini buat umum sejak 3 November 2007. Dalam pengajarannya, Sinarmas World Academy menggunakan international baccalaureate atau kurikulum internasional.

4. Kalbis Institute

universitas swasta
Aktivitas di Kalbis Institute. (Facebook/@kalbisinstitute)

Didirikan tahun 1992, Kalbis Institute merupakan universitas swasta yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Kalbe (YPK). Yayasan ini diketahui masih ada hubungan dengan Kalbe Farma, perusahaan farmasi yang dibangun konglomerat Boenjamin Setiawan.

Sebelum bernama Kalbis Institute seperti sekarang ini, universitas swasta ini awalnya bernama Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Kalbe. Kemudian pada 2003, namanya berubah menjadi STIE Supra. 

Pada 2005, Sekolah Tinggi Manajemen dan Informatika (STMIK) Supra dibangun. Sampai akhirnya STIE Kalbe dan STMIK Supra dilebur pada tahun 2009 menjadi Institute Teknologi dan Bisnis Kalbe. 

Pada 2011, namanya berubah lagi menjadi Kalbis Institute. Kali ini Yayasan Pendidikan Kalbe (YPK) menggandeng Universitas Bina Nusantara (Binus) dalam pengembangan pendidikan di Kalbis Institute.

5. Sampoerna University

universitas swasta
Acara kelulusan di Sampoerna University. (Facebook/@sampoerna.university)

Sebagaimana namanya, udah pasti universitas swasta ini ada hubungannya dengan konglomerat Putera Sampoerna. Faktanya memang demikian. Sampoerna University berdiri di bawah naungan Putera Sampoerna Foundation yang didirikan Putera Sampoerna,

Sebagai informasi, Putera Sampoerna Foundation dirintis pada 2001 sebagai organisasi sosial dengan tujuan mendukung pembangunan Indonesia. Salah satu wujudnya adalah pendirian Sampoerna University di Indonesia.

6. Universitas Ciputra

universitas swasta
Sebuah workshop di Universitas Ciputra. (Facebook/@univ.ciputra)

Begitu juga dengan universitas swasta yang satu ini. Dari namanya aja, udah jelas kalau Universitas Ciputra pastilah ada kaitan dengan konglomerat Ciputra. Faktanya, Universitas Ciputra yang dibangun pada 7 Februari 1990 ini dimiliki keluarga Ciputra.

Ciputra sebagai pendiri universitas ini memiliki tujuan menghasilkan banyak entrepreneur di Indonesia lewat berdirinya lembaga pendidikan ini. Karena itu, pendidikan entrepreneurship begitu ditekankan dalam pengajaran di universitas ini.

7. MNC College

universitas swasta
Sebuah kegiatan di MNC College. (Facebook/@STIEMNC)

Kalau universitas swasta ini, kamu udah pasti tahu siapa pemiliknya. Ia gak lain dan gak bukan adalah Hary Tanoesoedibjo, konglomerat pemilik MNC Group.

MNC College didirikan di Jakarta melalui Yayasan Hary Tanoesoedibjo pada tahun 2018. Sejauh ini universitas ini menawarkan program studi S1 Akuntansi dan S1 Manajemen.

8. Universitas Bosowa

universitas swasta
Kegiatan di Universitas Bosowa. (Facebook)

Universitas swasta yang satu ini merupakan bagian dari grup bisnis Bosowa Corporation milik Aksa Mahmud. Seperti yang kamu tahu, nama Aksa Mahmud dikenal sebagai salah satu konglomerat Indonesia. Ia merupakan adik ipar Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Menariknya nih, Universitas Bosowa bukanlah universitas yang dirintis dari awal, melainkan universitas yang diambil alih lalu diubah namanya. Sebelumnya, universitas ini bernama Universitas 45 Makassar yang dimiliki Yayasan Andi Sose.

Namun, sejak 2013, pengelolaannya diserahkan ke Bosowa Corporation. Sejak saat itu universitas ini dikenal dengan nama Universitas Bosowa (akronim tiga kerajaan Bugis: Bone, Soppeng dan Wajo).

Nah, itu tadi deretan universitas swasta di Indonesia yang ternyata dirintis dan dimiliki para konglomerat di Indonesia. Apakah salah satunya pernah menjadi tempat kuliahmu? (Editor: Ruben Setiawan)