Bandara Jawa Barat Resmi Pindah ke Kertajati, Ssst Ada Bus Gratis!

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati mulai beroperasi diikuti perpindahan maskapai penerbangan domestik dari Husein Sastranegara.

Bandara Kertajati mulai melayani penerbangan domestik dengan pesawat jet. Pengoperasian ini diikuti dengan pengalihan beberapa maskapai penerbangan domestik. Pengalihan dari Husein Sastranegara ke Kertajati efektif berlaku hari ini.

Executive General Manager Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional Kertajati Ibut Astono mengatakan sejumlah persiapan sudah dilakukan. Beberapa fasilitas utama dan pendukung juga sudah disiapkan demi melayani penerbangan. 

Di area keberangkatan, dia menyebut sudah terdapat 26 unit meja check-in. Hal ini guna mempercepat memproses keberangkatan dan mendukung kelancaran penerbangan.

“Selain itu, terdapat pula enam unit mesin self check-in untuk mempersingkat waktu penumpang memproses keberangkatan,” ujarnya dikutip dari katadata.co.id.

Kertajati juga dilengkapi dengan 77 unit flight information display system (FIDS) yang menginformasikan jadwal penerbangan. Lalu untuk memantau keamanan bandara ini memiliki 294 unit CCTV.

Fasilitas Pendukung Sangat Lengkap

Adapun fasilitas pendukung di lokasi pemeriksaan penumpang pesawat (security check point/SCP) terdapat 12 unit x-ray. Lalu ada 10 unit walkthrough metal detector (WMTD), serta handheld metal detector.

Guna mempermudah proses penumpang naik pesawat (boarding), Angkasa Pura II juga mengoperasikan 6 unit garbarata. Kesemuanya menghubungkan terminal keberangkatan dengan pintu pesawat. “Di area kedatangan, baggage handling system (BHS) dilengkapi dengan 4 baggage claim conveyor yang mengantar bagasi dari pesawat ke penumpang,” ujarnya.

Tersedia 11 Transportasi Publik

Selain itu, untuk mengakses bandara dari maupun menuju tempat tujuan akhir penumpang, bandara ini juga sudah dilengkapi dengan sejumlah alternatif moda transportasi publik. Hingga saat ini terdapat 11 operator transportasi publik yang melayani rute dari dan ke Kertajati.

Seluruh operator transportasi publik bus dan angkutan travel juga memberikan diskon tarif. Di sisi udara (airside), Kertajati dilengkapi 4 parking stand untuk pesawat berbadan lebar (wide body) dan 18 parking stand untuk pesawat berbadan sedang (narrow body).

Bandara ini juga memiliki runway atau landasan pacu berdimensi 3.000 meter x 60 meter. Bandara Kertajati mulai melayani penerbangan domestik dengan pesawat jet pada 30 Juni 2019 yang dimulai dengan penerbangan AirAsia Indonesia (rute Kertajati-Denpasar) dan Garuda Indonesia landing (rute Denpasar-Kertajati).

Bisnis Kargo

Bisnis Kargo Bandara Kertajati Area pelayanan kargo di Kertajati juga sudah siap dioperasikan untuk melayani seluruh penerbangan, termasuk bisnis kargo maskapai. PT Angkasa Pura Kargo (APK), anak usaha dari AP II, akan mengelola gudang kargo domestik seluas 2.240 meter persergi di Kertajati.

Direktur Utama Angkasa Pura Kargo Denny Fikri mengatakan gudang kargo di Kertajati dilengkapi fasilitas untuk menunjang keamanan dan keselamatan penerbangan. “Kami memperkirakan jumlah kargo yang akan dikelola di Kertajati pada tahun pertama mencapai 85.000 kg per bulan, dengan asumsi 20 penerbangan setiap minggunya,” ujar Denny.

Denny optimistis bisnis logistik di Kertajati ke depannya akan semakin bergeliat sejalan dengan semakin banyaknya penerbangan. “Kertajati kami yakini akan mampu meningkatkan konektivitas penerbangan di Jawa Barat, menjadi penopang pertumbuhan ekonomi dan pariwisata,” ujar Denny.

Bandara Kertajati saat ini memiliki kapasitas 5 juta penumpang per tahun, dan nantinya dilakukan pengembangan hingga kapasitas meningkat menjadi sekitar 29,3 juta penumpang per tahun.