Dana BPJS Ketenagakerjaan Bisa Dicairkan Secara Online, Ini 7 Langkahnya

BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan semakin mengikuti perkembangan teknologi, salah  satunya adalah dapat melakukan pencairan dana lewat online.  Hal tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat untuk melakukan klaim tanpa perlu ngantri panjang seperti jaman dulu. 

Gak hanya itu aja, berdasarkan Peraturan Pemerintah No 60 tahun 2015 yang mulai berlaku sejak 1 September 2015 menyebutkan,

“Bahwa saldo JHT (Jaminan Hari Tua) bisa diambil mulai 10 persen hingga 100 persen tanpa harus menunggu usia 10 tahun kepesertaan.”

[Baca: Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Belum Jamin Bebas Finansial di Usia Pensiun]

Namun untuk mengajukan klaim BPJS Ketenagakerjaan, kamu harus berstatus sedang tidak bekerja. 

Nah, buat kamu yang ingin mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan secara online berikut ini beberapa panduan cara klaim BPJS Ketenagakerjaan yang harus kamu lakukan:

1. Buka Website

BPJS Ketenagakerjaan
Buka Website (sepulsa)

Langkah pertama cara klaim BPJS Ketenagakerjaan adalah dengan membuka website BPJS Ketenagakerjaan dan lakukan pendaftaran online e-klaim di https://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/eklaim/.

2. Isi Data Diri

BPJS Ketenagakerjaan
Isi Data Diri (lapor)

Setelah kamu membuka website di atas, lengkapilah data diri kamu seperti:

  • No e-KTP
  • Nama lengkap
  • Tanggal lahir
  • Nomor Kartu BPJS Ketenagakerjaan
  • Alasan klaim, kamu bisa memilih menu drop down yang tersedia
  • No ponsel, kamu akan mendapatkan kode verifikasi atau PIN
  • Alamat email, kamu akan mendapatkan kode verifikasi atau PIN

3. Masukkan Kode Verifikasi atau PIN

BPJS Ketenagakerjaan
Masukkan Kode Verifikasi atau PIN (abuazmashare)

Setelah kamu mengisi data diri dengan lengkap. Kamu akan diminta untuk memilih kantor cabang BPJS dan sebaiknya pilih yang dekat dengan kediamanmu.

Kemudian kamu akan diminta untuk mengisi beberapa kolom hingga selesai untuk mendapatkan kode verifikasi atau PIN yang akan dikirimkan melalui alamat e-mail atau SMS.

4. Masukkan No Rekening

Setelah kamu mendapatkan nomor verifikasi dan PIN, silahkan log in dan lengkapi lagi data diri kamu.

Namun kali ini kamu akan diminta untuk memasukkan nomor rekening, nama pemilik rekening dan bank-nya.

5. Unggah Dokumen

BPJS Ketenagakerjaan
Unggah Dokumen (slideplayer)

Usai melengkapi data diri, kamu akan diminta untuk mengunggah dokumen-dokumen penting yang sebelumnya sudah di scan.

Dokumen yang harus kamu persiapkan antara lain:

  • Fotocopy dan Asli KTP
  • Fotocopy dan Asli kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan/Kartu JAMSOSTEK
  • Fotocopy dan Asli Kartu Keluarga (KK)
  • Fotocopy dan Asli Paklaring (surat keterangan berhenti bekerja)
  • Fotocopy dan Asli buku tabungan bank

Buatlah format scan dokumen tersebut dalam bentuk .jpeg, .jpg, .png, .bmp, atau .pdf agar bisa dilampirkan dalam formulir online dengan minimal size 100KB dan maksimal 1,8MB.

Lalu, bagaimana jika surat paklaring tidak ada karena perusahaannya sudah tutup atau tidak kooperatif alias malas berurusan dengan ex karyawannnya lagi?

Jika kamu mengalami kondisi seperti itu, maka solusinya adalah dengan membuat paklaring sendiri di dinas tenaga kerja (disnaker) yang berada satu lokasi dengan perusahaanmu.

Namun, data dan tanggal kamu keluar harus sama dengan yang sudah tercatat di kantor BPJS Ketenagakerjaan. Jika berbeda, maka pengajuan klaim kamu bisa ditolak.

6. Menunggu Konfirmasi dari BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan
Menunggu Konfirmasi dari BPJS Ketenagakerjaan (sarahmulyana)

Jika semua data sudah lengkap dan benar, maka kamu akan mendapatkan pemberitahuan lewat email bahwa data kamu telah berhasil direkam dan menunggu proses persetujuan.

Untuk proses verifikasi, umumnya membutuhkan waktu 1 x 24 jam. Cetak email pemberitahuan dari pihak BPJS Ketenagakerjaan

Setelah itu, kamu bisa datang ke kantor cabang yang sudah kamu pilih di awal sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan.

Jangan lupa untuk membawa email pemberitahuan yang sudah dicetak serta beberapa dokumen yang dibutuhkan, asli dan juga salinannya.

7. Proses Transfer Saldo di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan

Tunjukkan dokumen serta email konfirmasi yang sudah kamu cetak ke petugas untuk segera diproses.

Karena kamu melalui jalur online, antriannya pun gak akan terlalu panjang dibanding dengan yang klaim secara manual.

Setelah diperiksa oleh petugas, kamu tinggal menunggu dana BPJS Ketenagakerjaanmu masuk ke rekeningmu. Umumnya transfer saldo membutuhkan waktu hingga 10 hari kerja.

[Baca: Tiap Bulan Bayar Iuran Kan? Ini Cara Mengecek Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan]

Nah, itu dia tujuh langkah-langkah yang harus kamu lakukan untuk mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan hingga masuk ke rekeningmu. Menurut kamu, apakah cara klaim BPJS Ketenagakerjaan di atas tergolong mudah?

[Baca: Gini Caranya Dapat Pinjaman Rp 500 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan untuk Beli Rumah]