Dibayar Cuma Seperlima Gaji Ronaldo, Begini Karier Pelatih Baru Juventus

Posisi pelatih Juventus resmi diduduki oleh Maurizio Sarri. Keputusan ini diumumkan oleh manajemen Juve pada Minggu (16/6) lalu.

Sarri bukanlah orang baru di Liga Italia, karena memang karier kepelatihannya dimulai di negeri pizza. Ia pernah melatih klub Seri B, Empoli dan Seri A Napoli. Bahkan karier kepelatihannya di Italia terbilang sukses karena bisa membawa Empoli di urutan kedua Seri B, dan mengantarkan Napoli bertengger di posisi tiga besar pada musim 2016-2017.

Tapi sebagai pelatih, kariernya patut diacungi jempol. Ia termasuk sebagai seorang pelatih yang berpengalaman selama kurang lebih 20 tahun. Pelatih berkebangsaan Italia ini pun memiliki prestasi yang dibanggakan kala menjadi arsitek Chelsea. Seperti apa karier pelatih Juventus yang anyar ini?

Baca juga: Inilah 7 Pelatih Bola Dengan Gaji Tertinggi, Nomor 1 Bukan Guardiola!

Karier kepelatihannya

pelatih juventus
Maurizio Sarri. (Instagram/@mauriziosarri_official)

Pelatih Juventus yang baru, Maurizio Sarri lahir pada 10 Januari 1959. Meski berkecimpung di dunia sepakbola, ternyata Maurizio bukanlah seorang pesepakbola, karena dirinya merupakan mantan seorang karyawan bank dan akuntan. Dikutip dari BolaSport, sebelum jatuh ke dunia sepakbola ia pernah bekerja di bank tertua di dunia Banca Monte dei Paschi, yang berdiri pada tahun 1472.  

Karier kepelatihannya dimulai pada tahun 2000 dengan melatih klub-klub kecil di Italia. Berikut ini data klub-klub yang pernah diasuhnya dikutip dari Kompas,

  • (2000-2003) Sansovino
  • (2003-2005) Sangiovannese
  • (2005-2006) Pescara
  • (2006-2007) Arezzo
  • (2007) Avellino
  • (2008) Hellas Verona
  • (2008-2009) Perugia
  • (2010) Grosseto
  • (2010-2011) Allesandria
  • (2011-2012) Sorrento
  • (2012-2015) Empoli
  • (2015-2018) Napoli
  • (2018-2019) Chelsea
  • (2019-…) Juventus

Baca juga: Jadi Pemain Real Madrid Termahal, Seberapa Mewah Koleksi Mobil Eden Hazard?

Prestasi terbesarnya juara Europa League

pelatih juventus
Maurizio Sarri. (Instagram/@mauriziosarri_official)

Kalau dibandingkan dengan pelatih-pelatih top di Eropa seperti Mourinho, Zidane, Pep Guardiola, atau Jurgen Klopp, Sarri memang gak memiliki prestasi yang mentereng. Tapi, membawa Napoli masuk tiga besar Seri A adalah prestasi yang patut dibanggakan.

Prestasi terbesarnya diraih bersama dengan Chelsea, meski hanya satu tahun, ia berhasil bermain tanpa kekalahan di 12 pertandingan pertamanya bersama The Blues. Selain itu, ia juga berhasil membawa Chelsea menjuarai Europa League 2018-2019.

Baca juga: Gaji Fantastis Penggawa Liverpool, Tertinggi Rp 3,6 M Per Minggu!

Digaji lima kali lebih murah dibandingkan pemain Juventus Cristiano Ronaldo

pelatih juventus
Saat meraih trofi bersama Chelsea. (Instagram/@mauriziosarri_official)

Maurizio Sarri resmi menjadi pelatih Juventus dengan gaji 6 juta euro atau Rp 96 miliaran per tahunnya dengan durasi kontrak tiga tahun. Dikutip dari Okezone, bayaran tersebut memiliki besaran yang sama dengan yang dibayarkan oleh Chelsea.

Tapi, jumlah tersebut ternyata beda jauh dengan bayaran salah satu pemainnya, Cristiano Ronaldo. Dikutip dari Kompas, sang megabintang asal Portugal itu mendapatkan bayaran 31 juta euro per tahun atau Rp 498 miliaran. Artinya, bayaran Sarri cuma seperlimanya Ronaldo!

Cuma dijadikan opsi kedua setelah Pep Guardiola

pelatih juventus
Pep Guardiola. (Instagram/@guardiolaofficial)

Sebelum Sarri, ada Massimiliano Allegri, yang dinilai sukses besar membawa Juve lima gelar scudetto secara beruntun. Nah, selepas kepergian Allegri, sosok ideal untuk menangani Ronaldo cs paling tidak adalah orang yang memiliki prestasi serupa. Tujuannya tentu untuk mempertahankan kedigdayaannya di Seri A Italia.

Maurizio Sarri ternyata bukanlah pilihan utama manajemen, melainkan Pep Guardiola. Guardiola dinilai sebagai orang yang paling tepat, bahkan bisa membantu Juve menjuarai Liga Champions. Perolehan trofinya bersama Barcelona dan Manchester City dibilang mumpuni untuk membawa Juventus ke kasta yang lebih tinggi di dunia.

Tapi sayang, pelatih asal Spanyol itu menolak tawaran, bahkan sampai tiga kali. Jadi mau gak mau ya Maurizio Sarri-lah yang menjadi pelatih Juventus yang baru. (Editor: Ruben Setiawan)