Harta Bertambah Rp 79 Miliar dalam 7 Tahun, Ini Aset Berharga Milik Dirut PLN Sofyan Basir

Sofyan Basir, Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero ditetapkan sebagai tersangka suap proyek pembangunan PLTU Riau-1 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebelumnya, politikus Idrus Marham juga ditetapkan sebagai tersangka kasus suap untuk proyek yang sama dengan Sofyan Basir.

Pria 60 tahun itu diduga membantu Eni Maulani Saragih, politikus sekaligus anggota DPR menerima suap dari Johanes Budisutrisno Kotjo.

Singkat cerita, Kotjo ingin mendapatkan proyek di PLN, tetapi kesulitan mendapatkan akses. Dia kemudian meminta bantuan temannya, yaitu Ketua DPR sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto.

Dari situ terjadi kesepakatan yang akhirnya membuat Sofyan divonis sebagai tersangka pada Selasa 23 April 2019.

Menjabat sebagai Dirut PLN sejak tahun 2014, Sofyan diketahui memiliki total kekayaan dengan angka sangat fantastis.

Seperti dikutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 30 November 2016, Sofyan Basir diketahui memiliki kekayaan hingga Rp 106 miliar. Harta tersebut meliputi aset tak bergerak, dan bergerak.

Apa saja deretan aset milik ayah Sarah Sofyan sang pemilik bisnis butik muslim Rumah Ayu? Berikut, di antaranya:

Harta tak bergerak – Rp 27 miliar

Rumah salah satu harta tak bergerak milik Sofyan Basir (Pixabay)

Dalam laporan tersebut, Sofyan Basir diketahui memiliki harta tak bergerak berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta, Bogor, Bekasi, dan Tangerang dengan total mencapai Rp 27 miliar.

Sofyan bahkan diketahui memiliki 15 tanah dan bangunan, di mana sebagian aset tersebut senilai miliaran rupiah. Beberapa aset tanah dan bangunan milik Sofyan Basir yang nilainya sangat fantastis, seperti:

  • Tanah dan bangunan seluas 705 m2 dan 525 m2 di Jakarta Selatan senilai Rp 10,6 miliar.
  • Tanah dan bangunan seluas 320 m2 dan 120 m2 di Jakarta Pusat senilai Rp 3,29 miliar.
  • Tanah dan bangunan seluas 301 m2 dan 150 m2 di Jakarta Pusat senilai Rp 3,36 miliar.
  • Tanah dan bangunan seluas 250 m2 dan 300 m2 di Jakarta Pusat senilai Rp 2,1 miliar.
  • Tanah dan bangunan seluas 313 m2 dan 202 m2 di Jakarta Pusat senilai Rp 3,39 miliar.

Baca juga: Punya Ferrari, Pria Batak Berkekayaan Rp 19 T Ini Pilih Naik BMW

Harta bergerak – Rp 3 miliar

Mobil salah satu harta bergerak milik Sofyan Basir (Pixabay)

Seperti yang dilaporkan dalam LHKPN, Sofyan Basir disebutkan memiliki tiga buah mobil mewah yaitu Toyota Alphard, Toyota Avanza, dan Mercedes Benz dengan total mencapai Rp 3 miliar.

Angka tersebut menurun dari sebelumnya dilaporkan pada 30 Juni 2009 yang menyentuh angka Rp 4 miliar. Beberapa mobil seperti BMW, Land Rover dan Toyota Alphard diketahui telah dijual.

Meski begitu, harga untuk mobil mewah merek Mercedes Benz keluaran tahun 2011 yang dimiliki Sofyan memiliki nilai taksir mencapai Rp 1,88 miliar.

Baca juga: Donorkan Sumsum Tulang Belakang untuk Ani Yudhoyono, Pramono Edhie Berkekayaan Rp 1 M

Investasi logam mulia dan batu mulia – Rp 10,1 miliar

Sofyan Basir investasi logam mulia dan batu mulia (Pixabay)

Mantan Dirut BRI ini diketahui juga memiliki harta bergerak lainnya, yaitu logam mulia dan batu mulia yang totalnya mencapai Rp 10,1 miliar.

Logam mulia perolehan dari tahun 1999 hingga 2002 itu dalam daftar laporan LHKPN diketahui senilai Rp 186 juta.

Sementara itu, untuk batu mulianya tahun 2005 yang dimiliki Sofyan mengalami pengembangan dari yang sebelumnya di tahun 2009 senilai Rp 1,69 miliar menjadi Rp 9,94 miliar.

Surat berharga – Rp 2,69 miliar

Sofyan Basir memiliki surat berharga (Pixabay)

Dalam laporan tersebut, Sofyan juga diketahui memiliki investasi di surat berharga dari tahun 2009 yang nilainya mencapai Rp 2,69 miliar.

Menyimpan uang di giro – Rp 63,8 miliar

Sofyan Basir menyimpan uang di giro

Sangat berbeda dengan laporan di tahun 2009 yang mencapai Rp 9,3 miliar. Di tahun 2016, Sofyan diketahui memiliki uang di giro dan setara kas lainnya dengan total sangat fantastis yaitu sebesar Rp 63,8 miliar atau US$ 370 ribu.

Itulah aset-aset yang dimiliki Bos PLN, Sofyan Basir yang kini berstatus tersangka suap. Jika ditotalkan, kekayaan Sofyan mencapai Rp 106 miliar tanpa punya utang. Padahal sebelumnya, Sofyan sempat memiliki utang sebesar Rp 900 juta.

Jumlah tersebut merupakan laporan LHKPN di tahun 2016, untuk total terbaru belum di-update. Namun, total kekayaan Sofyan kemungkinan besar akan mengalami kenaikan di tahun 2019.

Pasalnya, di tahun 2009 saja, Sofyan memiliki kekayaan sebesar Rp 27,3 miliar. Bisa dibilang dalam waktu tujuh tahun, harta Sofyan mengalami penambahan hingga Rp 79 miliar. Angka sangat fantastis, bukan? (Editor: Chaerunnisa)