Hartanya Ribuan Triliun, Para Pemilik Perusahaan Teknologi Ini Suka Beramal

Orang-orang terkaya di dunia rajin beramal, beberapa dari mereka diketahui merupakan pemilik perusahaan teknologi. Donasi yang mereka berikan gak main-main nilainya, bisa tembus ratusan triliun rupiah lho!

Perusahaan teknologi di dunia selain membawa perubahan terhadap peradaban manusia juga mencetak pendapatan fantastis. Pendapatan yang besar tersebut membuat para pemilik perusahaan tersebut tajir melintir.

Daripada penasaran, langsung aja yuk dicek siapa aja para pemilik perusahaan teknologi yang gemar sekali beramal. Berikut, daftarnya seperti dikutip dari Business Insider:

1. Bill Gates

Bill Gates
Bill Gates

Pendiri perusahaan teknologi Microsoft ini udah sering banget jadi pemberitaan sebagai orang terkaya yang suka berdonasi. Sampai saat ini, namanya masih bertengger di urutan teratas sebagai donatur terbesar di dunia.

Bill Gates bersama Paul Allen dikenal sebagai sosok yang membuat Microsoft sukses besar. Perusahaan yang populer berkat penjualan operating system berkembang pesat sejak berdiri tahun 1975 hingga sekarang.

Kesuksesan Microsoft membuat Bill Gates punya kekayaan US$ 98,3 miliar atau Rp 1.397 triliun.

Bersama sang mantan istri, dia mendirikan Yayasan Bill & Melinda Gates, sebuah yayasan yang berfokus pada peningkatan kesehatan dan pengentasan kemiskinan.

Infonya, keseluruhan donasi yang dilakukan Bill Gates telah mencapai US$ 50 miliar atau sekitar Rp 710 triliun. Angka donasi yang benar-benar fantastis.

Baca juga: 20 Tahun Lalu Bill Gates Ramalkan soal Kemajuan Teknologi dan Kini Terjadi!

2. Michael Dell

Dell
Dell

Kamu tahu laptop merek Dell? Nah, pemilik perusahaan teknologi yang memproduksinya, Dell Technologies, diketahui suka kasih donasi yang besar.

Michael Dell pernah diberitakan memberi sumbangan senilai US$ 36 miliar atau Rp 511 triliun buat membantu korban badai Harvey.

Michael Dell sukses berkat memproduksi teknologi komputer bermerek Dell. Dalam perjalanannya, bisnis Dell berkembang hingga Michael Dell bisa membeli saham EMC Corporation tahun 2015.

Kedua perusahaan tersebut lalu merger menjadi  Dell Technologies.

Seiring kesuksesan Dell Technologies, kekayaan Michael Dell meningkat jadi US$ 37,6 miliar atau Rp 534 triliun.

Dia pun bersama istrinya mendirikan Yayasan Michael dan Susan Dell tahun 1999, yang berfokus pada perbaikan hidup anak-anak yang berada dalam kemiskinan.

Baca juga: Gemar Beramal, Ini Dia Rosy Riady Istri Sri Dato Tahir yang Modis Abis!

3. Carlos Slim

Carlos Slim
Carlos Slim

Nama Carlos Slim Helu sangat populer di Meksiko. Pasalnya, dia merupakan salah satu orang paling kaya di negara tersebut. Selain itu, Carlos Slim juga dikenal dermawan. Dia berdonasi sebesar US$ 4 miliar atau Rp 56 triliun.

Carlos Slim bisa menjadi kaya banget karena mengendalikan America Movil, sebuah perusahaan teknologi telekomunikasi terbesar di Amerika Latin. Ia juga tercatat menjadi pemilik dari perusahaan holding Grupo Carso.

Kekayaan Carlos Slim terakhir dilaporkan mencapai US$ 61,7 miliar atau sekitar Rp 877 triliun. Dana yang didonasikannya disalurkan lewat yayasannya Carlos Slim Foundation.

4. Sergey Brin

Sergey Brin (ABCNews)
Sergey Brin (ABCNews)

Berikutnya adalah nama pendiri Google yang menjadi sosok yang berdonasi dalam jumlah besar.

Sergey Brin tercatat beberapa kali berdonasi dengan nilai keseluruhan mencapai US$ 2,20 miliar atau Rp 31 triliun.

Gak heran kalau Sergey Brin bisa menyumbang sebesar itu. Pasalnya, perusahaan teknologi yang didirikannya bersama Larry Page, yaitu Google menghasilkan pendapatan sangat besar.

Kemajuan Google yang kemudian meningkatkan kekayaan Brin menjadi US$ 54 miliar atau Rp 767 triliun. Sebagian kekayaan yang dimilikinya tersebut lalu disalurkannya ke badan amal yang berfokus pada penelitian parkinson.

5. Ma Huateng

Ma Huateng (Moneyinc.com)
Ma Huateng (Moneyinc.com)

Selanjutnya, ada orang terkaya nomor satu di Cina, yaitu Ma Huateng. Nama tercatat sebagai pemimpin dari Tencent Holdings, sebuah perusahaan teknologi yang menaungi WeChat dan QQ.

Tencent juga menjadi investor unicorn Indonesia, yaitu Go-Jek dan Traveloka.

Kekayaan Ma Huateng yang terbaru dilaporkan sebesar US$ 39,7 miliar atau sekitar Rp 564 triliun. Kepedulian miliarder Cina ini ditujukan dengan menyumbang 100 juta saham senilai US$ 2 miliar atau Rp 28 triliun ke Ma Huateng Global Foundation.

Itulah deretan pemilik perusahaan teknologi yang kekayaannya hingga ribuan triliun rupiah, tapi rela kucurkan donasi yang nilainya hingga ratusan triliun rupiah. Ke depan bisa aja nilai sumbangan mereka meningkat lho. (Editor: Chaerunnisa)