Ini Spesifikasi Helikopter MI 17, Heli TNI yang Hilang Kontak di Papua

Helikopter MI 17 milik TNI hilang kontak di Pegunungan Bintang, Papua, Jumat 28 Juni 2019. Heli tersebut padahal sedang dalam misi pengiriman logistik ke Pos Pengamanan Perbatasan di Distrik Okbibab. 

Dikutip dari Kompas.com, kronologi kejadian pesawat tersebut bermula usai tiba di Okbibab, heli lanjut terbang ke Bandara Oksibil untuk melakukan pengisian bahan bakar. Setelah itu, heli kembali melanjutkan penerbangan untuk menuju ke Bandara Sentani pada pukul 11.44 WIT. 

Tapi di tengah perjalanan tersebut, heli hilang kontak, padahal estimasi mereka tiba seharusnya pukul 13.11 WIT. 

Kini upaya pencarian pun masih dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Pencarian dipusatkan di daerah-daerah seperti Distrik Oksibil, Distrik Lereh dan Distrik Airu. 

Di dalam penerbangan itu terdapat 12 penumpang yang terdiri dari anggota TNI. Belum diketahui bagaimana kondisi kedua belas penumpang tersebut, karena belum ada kontak yang diterima Tim SAR. 

Penyebab pasti hilangnya heli juga masih belum diketahui. Namun, menurut BMKG, saat heli terbang, sedang ada awan kumulunimbus. Jenis awan itu jelas menjadi momok yang dapat mengganggu aktivitas penerbangan pesawat. 

Helikopter MI 17 merupakan pesawat buatan Kazan Helicopters Russia yang diproduksi tahun 2008. Seperti apa spesifikasinya? 

Pesawat angkut militer buatan Rusia

Helikopter MI 17 pesawat angkut helikopter buatan Rusia

Dikutip dari Russian Helicopters, helikopter MI 17 diproduksi memang untuk pesawat angkut militer.

Spesifikasi berteknologi tingkat tinggi dan kemampuannya terbang tinggi membuat heli ini cocok untuk diterjunkan ke daerah-daerah konflik. Menjadi salah satu heli tertangguh di dunia. 

Dirancang khusus untuk mengangkut personel dan logistik, heli ini juga bisa dikerahkan untuk melakukan misi pencarian dan penyelamatan. Sebagai pelindungnya, disematkan pula senjata standar berdaya serang rendah. 

Baca juga: Sampai Rp 800 Miliar, Ini Jet Pribadi Milik 6 Orang Super Tajir Indonesia

Bisa mengangkut 36 pasukan dengan kecepatan 250 km/jam 

Helikopter MI 17 bisa mengangkut 36 pasukan

Sebagai kendaraan angkut Helikopter MI 17 mampu membawa 36 pasukan ditambah 12 orang yang terluka. Kapasitas untuk angkut barangnya bisa mencapai 4.000 kilogram, sementara tali slingnya bisa digunakan untuk mengangkat beban seberat 4.000 kilogram.

Heli ini juga dibekali dua mesin TV3-117VM dan V-2500 yang setara 2.100 tenaga kuda. Dengan mesin ini, heli bisa dibawa ngacir dengan kecepatan 250 km/jam. 

Dibekali senjata di setiap sisinya

Helikopter MI 17 dibekali senjata setiap sisinya

Meski kendaraan angkut, helikopter ini dibekali senjata untuk pelindung dan juga bertempur. Di setiap sisinya ada senjata-senjata yang siap untuk menghadapi ancaman di medan perang, seperti rudal, roket, dan senjata kecil di bagian depan, samping, belakang.

Sementara untuk pertahanan, Helikopter MI 17 juga terbuat dari pelat lapis baja anti peluru untuk melindungi kokpit, mesin, dan tangki bahan bakar.

Itulah spesifikasi MI 17, helikopter TNI yang hilang kontak di Papua.