Jauh Sebelum Gojek, 6 Perusahaan Ternama Ini Sudah Lebih Dulu Ganti Logo

Perusahaan penyedia jasa layanan transportasi online, Gojek mengganti logo perusahaannya. Kalau dulu pertama kali keluar tahun 2010 masih terdapat ikon motornya, tapi kini ikon tersebut sudah tidak ada lagi. 

Kini Gojek telah memiliki logo baru berupa lingkaran dan titik di tengahnya. Dilansir dari laman resminya, logo yang baru ini diberi nama Solv. Solv menggambarkan perkembangan Gojek sejauh ini yang tadinya hanya aplikasi ojek online, tapi kini sudah bertransformasi menjadi aplikasi dengan banyak fitur-fitur khususnya di bidang transportasi, konsumen, dan perdagangan. 

Sekarang kamu bisa mencicipi banyak layanan di aplikasi karya anak bangsa ini, mulai dari pesan makanan, antar barang, pijat, servis panggilan, dan masih banyak lagi. Gojek seolah menjadi solusi dari setiap kebutuhan masyarakat sehari-harinya. 

Perubahan logo telah dipikirkan matang-matang oleh pihak perusahaan dan juga CEO Nadiem Makarim, sebagai upaya penyegaran aplikasi yang telah meramaikan industri transportasi di Indonesia selama lebih dari 9 tahun. Bahkan gak cuma di Indonesia saja, tapi juga sudah eksis di negara lain khususnya di Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, dan Singapura. 

Tampilan baru ini gak cuma terjadi di aplikasinya doang, tapi apa yang melekat di mitranya juga kut berganti. Mungkin kamu sekarang sudah bisa melihat beberapa mitra gojek di jalanan yang memiliki jaket baru, helm baru dengan logo Solv. 

Berbicara soal pergantian logo perusahaan, ternyata hal ini wajar terjadi di dunia bisnis. Jauh sebelum Gojek, sudah banyak perusahaan yang merubah tampilan mereka bahkan beberapa di antaranya ada yang rela dihujat karena penampilan barunya. Siapa saja mereka? 

Baca juga: Punya Nilai dan Profit Tinggi, Ini 6 Perusahaan Tbk. Paling Besar se-Indonesia

1. Google 

Logo Google

Kalian pasti pada gak nyadar deh kalau Google pernah mengganti logo perusahaan, padahal hampir setiap hari buka situs pencarian ini. Pergantian logo bukanlah hal baru bagi Google, sejak tahun 1998 sampai saat ini mereka sudah melakukan pergantian sebanyak lima kali. 

Tapi sayangnya, pergantiannya tidak terlalu signifikan dari dulu. Tetap dengan tulisan ‘Google’ dengan warna biru, merah, hijau, dan kuning, tapi cuma berganti-ganti font tulisannya saja. Saat ini mereka menggunakan font sans-serif.

2. Kaskus 

Logo Kaskus

Situs komunitas online pertama dan terbesar di Indonesia, Kaskus juga pernah mengalami pergantian logo perusahaan. Perubahan itu terjadi pada tahun 2011 tepatnya setelah Kaskus diakuisisi oleh Djarum. 

Gak cuma logo saja, saat itu perubahan desain dan tampilan aplikasinya juga berubah. Menyesuaikan dengan perkembangan zaman sekaligus memberikan kenyamanan bagi para penggunanya. 

Meski terjadi perubahan kini, popularitas Kaskus seolah mengalami keredupan. Posisinya sebagai situs berbagi informasi maupun situs jual beli sudah bergeser dengan startup-startup baru. Pada tahun 2011 lalu, mereka masih menempati urutan ke-8 ranking Alexa, tapi kini mereka terpantau berada di ranking ke-17. 

Baca juga: 5 Langkah Wajib Wirausaha Jika Ingin Sukses

3. Instagram 

Instagram

Di tahun 2016, aplikasi berbagi foto Instagram melakukan perubahan besar di logonya. Dari yang semula berbentuk kamera coklat dengan aksen pelangi di sudutnya, kini berganti dengan outline berbentuk kamera berwarna putih dengan latar belakang warna ungu. 

Sayangnya, perubahan logo perusahaan secara radikal ini tidak disambut baik oleh para penggunanya. Banyak yang menilai logo baru ini justru terlihat lebih murah dan kehilangan ciri khas Instagramnya.

Meski demikian, aplikasi yang kini sudah dimiliki oleh Facebook itu tetap bertahan dengan logo barunya. 

4. Indosat Ooredoo

Indosat Ooredoo

Kepemilikan saham mayoritas Indosat dimiliki oleh perusahaan jaringan seluler asal Qatar Ooredoo. Hal ini membuat Indosat harus merubah logonya di tahun 2015 silam. Dulu logo Indosat masih berbentuk seperti bintang tapi sisi-sisinya lonjong, kemudian mereka menggantinya dengan tulisan saja Indosat dan Ooredoo yang terletak berdampingan atas bawah dengan latar belakang kuning khas Indosat. 

Pergantian logo perusahaan ini bertujuan untuk penyegaran, sekaligus pengenalan Indosat agar lebih dikenal lagi oleh masyarakat dunia, karena Ooredoo sendiri sudah cukup terkenal di beberapa negara, gak cuma di Indonesia saja. 

5. Lazada 

Lazada

E-commerce di bawah naungan Alibaba Group ini juga telah mengganti logonya. Dari yang cuma sekadar tulisan Lazada dengan embel-embel tulisan Effortless Shopping, menjadi simbol berbentuk hati berwarna, kuning, merah, dan ungu. 

Makna dari logo baru itu menunjukkan keramahan, dan semangat. Harapannya sih para pengguna akan tetap setia berbelanja di e-commerce terbesar di Asia Tenggara itu. 

Pergantian ini baru pertama kali mereka lakukan sejak berdiri tahun 2014 silam. 

6. PT KAI

PT KAI

Perusahaan transportasi kereta api milik pemerintah Indonesia, PT KAI pernah melakukan beberapa kali pergantian logo perusahaan. Pergantian terakhir dilakukan di tahun 2011 silam, saat KAI merayakan hari jadinya yang ke 66 tahun.

Dulu, logo KAI berupa tulisan huruf Z berwarna oranye dengan tulisan ‘Keretapi’ di bawahnya, tapi kini berganti menjadi gua goresan garis berwarna oranye dan biru. Di goresan berwarna oranye terdapat panah yang menunjuk ke depan. 

Logo tersebut diharapkan mampu memberikan penyegaran, dan peningkatan semangat kinerja seluruh jajaran karyawan demi melayani masyarakat. 

Itu tadi enam perusahaan yang dengan sengaja merubah logo perusahaan mereka. Sebenarnya, masih banyak lagi perusahan-perusahaan baik di Indonesia maupun di luar negeri yang mengganti logo mereka. Intinya, penggantian itu memiliki harapan untuk terus meningkatkan kinerja perusahaan agar dapat memberikan pelayanan yang sempurna bagi konsumen. Semoga saja apa yang dilakukan Gojek bisa membawa perusahaan tersebut semakin dicintai masyarakat dan makin mengembangkan sayap ke negara-negara lainnya. (Editor: Winda Destiana Putri).