Kenali Perbedaan Hedge Fund vs Mutual Fund

Dalam berinvestasi terdapat banyak metode guna menghasilkan keuntungan, tiap metode memiliki kelebihan dan resikonya tersendiri. Hari ini kita mau kenalan nih dengan metode investasi lainnya yaitu Hedge Fund dan Mutual Fund.

Untuk teman-teman yang berkecimpung dalam dunia investasi pasti sudah tidak asing dengan kedua istilah ini.

Baik Hedge FundMutual Fund hingga Securities Crowdfund sebenarnya memiliki kesamaan yaitu sebuah metode dalam berinvestasi yang dilakukan dengan mengumpulkan dana dari para investor.

Yuk kita bahas satu persatu! Oh iya, kamu yang tertarik lebih jauh mengenai Hedge Fund, langsung saja ke websitenya ya : KanalCoin.com.

Apa itu Hedge Fund?

Hedge Fund adalah metode dalam berinvestasi yang mengumpulkan dana dari para investor.

Nah, bedanya investor dalam Hedge Fund adalah para investor kelas kakap yang sudah terakreditasi dan dikelola secara privat oleh manajer investasi yang terakreditasi.

Sehingga, terjadi kontrak investasi antara beberapa pemodal yang dikelola oleh seorang manajer investasi secara privat. Karena privat maka otoritas tidak banyak mengatur Hedge Fund, jadi bisa dibilang invest at your own risk.

Kenapa yang menjadi investor harus berasal dari kelas kakap? Karena Hedge Fund berorientasi pada pencarian keuntungan sebesar-besarnya dengan melakukan seluruh teknik investasi yang memungkinkan.

Tak hanya itu risikonya pun besar, high risk high return.

Peran Hedge Fund semakin diakui dunia karena turut membangun sejumlah negara maju termasuk Amerika Serikat.

Hal ini karena Hedge Fund merupakan sebuah investasi privat yang berinvestasi pada instrumen investasi publik.

Jadi, from private to public. Jiaaakhh, bahasanya dicampur-campur kayak anak Jaksel.

Cara Kerja Hedge Fund

Hedge Fund membutuhkan manajer investasi untuk mengelola dana yang terkumpul. Karena tanggung jawab dan risiko yang diemban, manajer investasi memperoleh imbal jasa atau performance fee atas performa investasi yang dilakukannya.

Pengelolaannya dapat dilakukan dengan menggunakan pola agresif, derivatif, bahkan leverage.

Bila dalam metode investasi biasanya dilakukan dengan satu instrumen, investor Hedge Fund leluasa untuk berinvestasi pada beragam instrumen. Baik itu saham, obligasi, hingga mata uang asing.

Manajer investasi pun harus menyanggupi permintaan investor. Meskipun sebelumnya ia akan menyiapkan strategi investasi berdasarkan instrumen yang dipilih dengan dipengaruhi oleh gaya investasi, resiko dan faktor lainnya.

Dari segi likuiditas, Hedge Fund bukan pilihan bagi Anda yang ingin cepat-cepat mencairkan dana karena tidak dapat ditarik sewaktu-waktu.

Makanya yang ikut harus investor kelas kakap yang pastinya memiliki idle money atau “uang nganggur” yang tak sedikit.

Hal ini karena dalam metode Hedge Fund terdapat “penguncian dana” yang biasanya dilakukan selama 1 tahun.

Jadi si investor harus memasukkan sejumlah dana, dan dapat diambil secara berkala sesuai dengan perjanjian yang biasanya minimal per 3 bulan. Kalau uangnya diambil sewaktu-waktu akan mempengaruhi efektivitas strategi yang digunakan.

Nah, kenapa ya Hedge Fund lebih longgar aturan hukumnya?

Aturan hukum yang longgar khusus Hedge Fund agar memungkinkan penggunaan berbagai strategi untuk mendapatkan keuntungan termasuk melakukan short selling, jadi geraknya lebih fleksibel.

Risiko Hedge Fund

Sama seperti investasi lainnya, meski memiliki keuntungan yang tinggi Hedge Fund bukan berarti tidak memiliki resiko.

Perkembangan ekonomi global sangat mempengaruhi marginnya, termasuk peristiwa yang terjadi di dunia internasional. Tak terkecuali kebijakan negara maupun lembaga keuangan global.

Perlu digaris bawahi, dengan cara apapun kamu berinvestasi, uang yang dipakai untuk berinvestasi jangan pakai dana darurat ya!

Nah, itukan baru Hedge Fund. Sobat JOINAN pasti udah ada gambarannya kan ya? Lanjut lagi yuk ke Mutual Fund!

Apa itu Mutual Fund?

Mutual Fund atau reksadana adalah metode investasi yang dilakukan dengan menghimpun dana dari masyarakat untuk ditempatkan dalam Portofolio Efek (saham, obligasi, surat berharga, pasar uang) oleh manajer investasi.

Apakah kamu melihat kemiripan antara Mutual Fund dan Hedge Fund?

Perbedaannya terletak pada sifat instrumennya.

Bila Hedge Fund itu private to public, reksadana itu public to public. Jadi semua orang bisa ikut investasi. Di Indonesia reksadana sudah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Namun, kontrak investasi yang dilakukan dalam berinvestasi reksadana bukan antara manajer investasi dengan investor.

by Kevin Leverse
Kevin Leverse adalah ahlis SEO dan blogger professional. Sudah menggeluti dunia Internet dan Make Money Online semenjak 2014

Tinggalkan komentar