Menikmati Keindahan Batu Belimbing dan Benteng Toboali di Bangka Selatan

Boleh dibilang wisatawan yang menghadiri Festival Toboali City On Fire (TCOF) 2019 adalah orang yang beruntung. Karena ternyata Toboali Kabupaten Bangka Selatan menawarkan berbagai destinasi yang sangat sayang untuk dilewatkan. Deretannya lengkap. Dari mulai destinasi wisata sejarah, alam, dan bahari.

Yang pertama ada destinasi Batu Belimbing. Sebuah destinasi geowisata yang belakangan ini sedang hits dikalangan traveler. Destinasi ini terletak di Kampung Lalang, Toboali, Bangka Selatan. Jarak tempuhnya hanya 10 menit perjalanan mobil dari pusat Kota Toboali.

Begitu tiba dilokasi wisatawan akan disuguhkan gugusan batu granit raksasa yang saling bertumpuk berbentu belimbing. Sangat cantik menjadi latar belakang foto untuk di masukkan media sosial.

“Bukan saja cantik, Batu Belimbing, sebenarnya merupakan fenomena geologi yang sangat unik dan langka. Batuan dengan kenampakan seperti Belimbing tersebut, di dunia jumlahnya tidak banyak. Bahkan keunikan dan kelangkaan Batu Belimbing di Toboali tidak kalah dengan Ayer Rock di Australia. Makanya beruntung yang saat ini berwisata menikmati TCOF 2019,” kata Ketua Tim Kurator Calendar of Event (CoE) Kemenpar, Don Kardono, Jumat (26/7).

Baca juga: 6 Destinasi Wisata Mahal, Salah Satunya bukan di Bumi Ini

Benteng Toboali

Bangka Selatan
Ini nih wisata Benteng Toboali yang mesti kamu kunjungi, (Philip Christoper).

Puas menjelajah tumpukan batu granit raksasa, alangkah baik langsung menuju destinasi selanjutnya. Ada Benteng Toboali yang siap menyapa hangat wisatawan. Berdiri pada 1825, Benteng Toboali merupakan bangunan bekas basis pertahanan pemerintah kolonial Belanda. Benteng ini terletak di sebuah bukit di pinggir pantai sebelah utara kelurahan Tanjung Ketapang. Waktu tempuhnya hanya tiga menit dari pusat kota Toboali.

Meski benteng sudah tidak utuh lagi, tetapi atmosfir yang tercipta justru membuat destinasi ini menarik. Akar pohon ketapang yang melapisi bangunan benteng yang menghadap ke laut merupakan bagian yang tidak boleh dilewatkan. Ini adalah salah satu tempat favorit pengunjung untuk berfoto saat berkunjung ke Benteng Toboali.

“Selain dapat mengulik peninggalan sejarah masa lampau, wisatawan bisa menyaksikan pemandangan Kota Toboali, keindahan Pantai Nek Aji, dan Dermaga Bom Pendek dari Benteng Toboali. Sebuah aset yang luar biasa yang dimiliki Bangka Selatan. Itulah mengapa Kemenpar mendukung perhelatan TCOF 2019 sehingga potensi destinasi yang ada juga ikut terekspose,” ujar Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Dessy Ruhati.

Baca juga: Maksimal Rp 40 Ribuan! Ini Menu Makan Siang yang Harganya Terjangkau tapi Rasanya Juara!

Bangka Selatan Miliki Objek Wisata Berlimpah

Bangka Selatan
Indahnya pemandangan Batu Belimbing di Bangka Selatan, (Instagram/Winda Destiana).

Terpisah, Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Management CoE Esthy Reko Astuty pun ikut angkat bicara. Sebagai sebuah daerah dengan potensi destinasi yang melimpah, Bangka Selatan wajib untuk didukung penuh promosinya. Gelaran atraksi wisata menjadi salah satu upaya untuk melakukan promosi tersebut.

“Jadi atraksi wisata memiliki nilai ganda. Yang pertama sebagai pemantik untuk mengundang wisatawan datang. Dan yang kedua ada nilai promosi yang terkandung di dalamnya. Maka dari itu atraksi wisata harus di-create serius. Baik itu konsep acaranya maupun promosi acaranya. Sehingga hasil maksimal dapat diraih dari atraksi wisata tersebut,” ungkap Esthy.

bangka selatan
Indahnya pemandangan di kompleks Batu Belimbing, (Instagram/Winda Destiana).

Baca juga: Melihat Wajah Jakarta dari Masa ke Masa lewat Pameran Hologram Rp 1,5 M

Surga Tersembunyi di Selatan Sumatra

Bangka Selatan
Ini nih salah satu destinasi yang menarik dan mesti dikunjungi oleh kamu kalau bertandang ke Bangka, (Winda Destiana).

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, Bangka Selatan selama ini kurang terekspose sektor pariwisatanya. Padahal jelas jika potensi wisata yang dimilikinya tidak kalah dengan tetangganya yaitu Belitung. 

Dari segi aksesibilitas, Bangka Selatan hanya berjarak dua jam perjalanan dari Bandara Depati Amir. Jalannya pun mulus dari Pangkal Pinang hingga Toboali. Amenitasnya juga cukup memadai. Bangka Selatan telah memiliki beberapa hotel dan penginapan yang bisa disinggahi wisatawan. 

“Tinggal tergantung dari pemimpin daerahnya untuk terus mendorong sektor pariwisata. Bagaimana promosinya, bagaimana mengemas atraksi wisatanya sehingga menarik wisatawan untuk datang ke Bangka Selatan. Jangan sungkan untuk terus berkoordinasi dengan Kemenpar. Terus dorong atraksi yang berkelas dengan konsep yang matang. Saya yakin pariwisata Bangka Selatan bisa berkembang jauh,” kata Menteri berdarah Banyuwangi itu. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)