Plus Minus Tabungan Emas di Pegadaian, Untung atau Rugi?

Tabungan emas banyak dilirik masyarakat karena dinilai lebih minim risiko dibandingkan instrumen investasi lain. Belum lagi adanya anggapan harga emas cenderung mengalami pertumbuhan seiring berjalannya waktu.

Dilansir dari Harian Kontan, diketahui pertumbuhan harga emas batangan Antam sepanjang tahun 2017 alami kenaikan hingga 25,75 persen.

Salah satu program tabungan emas yang cukup diminati adalah Tabungan Emas di Pegadaian. Tabungan Emas ini menawarkan layanan pembelian dan penjualan emas dengan fasilitas titipan dengan harga terjangkau.  Dengan program ini kabarnya siapapun bisa berinvestasi emas sekalipun bujet yang dimiliki pas-pasan.

Tapi, benarkah menabung emas di Pegadaian bisa bikin untung? Jangan cuma karena harganya bisa dijangkau dompet, lantas buru-buru berinvestasi tanpa paham untung dan ruginya.

Sebelum memutuskan menabung emas di Pegadaian, yuk simak ulasan berikut ini.

Pendaftaran dapat dilakukan dengan mudah

Tabungan emas (Shutterstock)

Untuk membuka tabungan, kamu hanya perlu membawa fotokopi identitas diri (KTP/SIM/Passpor) yang masih berlaku dan mengisi formulir pembukaan rekening Tabungan Emas.  

Kamu bisa datang langsung ke outlet Pegadaian atau bisa juga membuka Tabungan Emas secara online melalui aplikasi Pegadaian Digital Service.

Masih dilakukan secara konvensional

Meski prosesnya cukup mudah. Sayangnya, sekalipun pendaftaran dapat dilakukan secara online, kamu tetap harus mampir ke outlet Pegadaian untuk mengambil buku tabungan. Pengambilan buku dapat dilakukan maksimal enam bulan sejak pembukaan.

Tapi, kamu sudah bisa menambahkan saldo tabungan melalui aplikasi Pegadaian tanpa harus ke kantor cabang.

Bisa menabung mulai dari Rp 5000-an

Menabung emas (Shutterstock)

Menabung emas di Pegadaian dapat dilakukan melalui outlet Pegadaian, ATM Mandiri, BNI, dan BRI, Aplikasi Pegadaian Digital, serta Agen Pegadaian.

Jika melalui outlet Pegadaian, pembelian emas dapat dilakukan dari 0,01 gram hingga 100 gram per nasabah per harinya. Artinya, kamu sudah bisa membeli emas mulai dari lima ribuan aja. Setiap uang tunai yang disetor akan langsung terkonversi dalam bentuk gram pada buku rekening.

Ingat, ada sejumlah biaya ini

Saat melakukan pembukaan tabungan, nasabah akan dikenai biaya pembukaan rekening sebesar Rp 10 ribu, biaya fasilitas titipan selama satu tahun sebesar Rp 30 ribu, pembelian saldo awal sebesar 0,01 gram, dan biaya materai.

Jika pembukaan tabungan dilakukan melalui aplikasi digital. Pembelian saldo awal menjadi lebih besar yaitu Rp 70 ribu, namun tidak dikenakan biaya pembukaan rekening. Sementara jika dilakukan melalui agen pegadaian, terdapat pula biaya transaksi Rp 2.500 dan pembelian saldo awal menjadi Rp 57.500.

Jadi, bisa aja kalau mau menabung emas dengan dana minim, tapi setidaknya harus lebih besar dari biaya administrasi yang dikeluarkan.

Keamanan terjamin

Keamanan investasi emas terjamin (Shutterstock)

Dibandingkan menyimpan emas di rumah, menabung emas di Pegadaian jauh lebih aman. Emas pun telah diasuransikan langsung dari Pegadaian.  

Selain itu, kamu juga bisa terhindar dari penipuan alias investasi emas bodong. Di Pegadaian kamu bisa membeli emas yang telah bersertifikat, seperti produk Antam atau Pegadaian.

Mudah dicarikan, tapi…

Investasi emas adalah salah satu jenis investasi yang bersifat likuid. Artinya, dana investasi mudah dicairkan kapan pun dibutuhkan. Kamu bisa menjual kembali (buyback) melalui outlet Pegadaian tau langsung dari aplikasi dengan minimal 1 gram dan saldo rekening minimal 0,1 gram. Penjualan melalui aplikasi dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 2500.

Meski begitu, mencairkan tabungan sewaktu-waktu bukanlah tindakan yang bijak. Bukannya untung, investasi yang dilakukan malah bisa jadi sia-sia bahkan merugi. Harga emas dikabarkan cenderung alami kenaikan.

Tapi hal tersebut tidak terjadi dari hari ke hari, melainkan tahun ke tahun atau jangka waktu yang lebih panjang. Itupun tidak sepenuhnya benar karena dipengaruhi oleh banyak faktor terutama nilai tukar mata uang asing terhadap rupiah. Artinya, keuntungan dari selisih harga jual dan harga beli gak bisa didapatkan dalam waktu singkat.

Jadi, apakah menabung emas di Pegadaian bisa bikin untung atau malah buntung? Untuk tahu jawabannya, pertama tentukan dulu tujuan keuanganmu saat ini. Apakah untuk jangka panjang atau jangka pendek? Jika tujuanmu dalam jangka pendek, Tabungan Emas  kurang direkomendasikan karena keuntungan yang didapatkan tidak seberapa dibanding biaya administrasi yang dikeluarkan.

Gimana menurutmu?