Polusi di Jakarta Berbahaya! Lakukan 5 Hal Murah Ini untuk Menguranginya

Polusi udara di Jakarta sudah sangat memprihatinkan. Beberapa hari terakhir ini, berdasarkan indeks AQI, tingkat polusi di Ibu Kota menjadi yang terparah di dunia. 

Sudah tentu, polusi bisa memberikan berbagai dampak negatif, khususnya ke kesehatan warga. 

Menghirup udara yang tercemar berpotensi menderita penyakit mulai dari yang ringan seperti flu, ISPA, hingga yang terparah seperti Jantung, Hipertensi, dan lain-lain. Untuk itu, perlu segera diatasi dengan cepat. 

Tapi, permasalahan ini bukanlah punya Pemprov DKI Jakarta atau pemerintah pusat saja, melainkan masalah bersama para warganya. Kalau sebagai warga cuma bisa menyalahkan yang di atas dan menuntut solusi, polusi gak bakal lenyap dengan mudahnya. 

Kita sebagai penyebab utamanya juga harus introspeksi diri. Sebagian besar pencemaran di udara itu disebabkan aktivitas dan gaya hidup kita sehari-hari. 

Karena itu, perlu banget untuk kita semua membantu mengurangi polusi udara. Caranya terbilang sederhana, dan pastinya kamu gak perlu mengeluarkan uang berlebih untuk mengatasi permasalahan genting ini. 

1. Kerja naik kendaraan umum

polusi udara
polusi udara

Salah satu partikel yang menyumbang polusi udara adalah asap kendaraan. Asap kendaraan masuk ke dalam kategori PM2.5 yang artinya besarnya tidak lebih dari 2.5 mm. Partikel jenis ini bisa dengan mudah masuk ke masker kedokteran yang biasa. 

Jadi mau kamu ke mana-mana pakai masker, partikel ini tetap bisa masuk lewat rongga-rongga masker dan terhirup olehmu. 

Untuk membantu mengurangi partikel asap kendaraan itu, cobalah pergi kerja naik kendaraan umum. Bayangin saja kalau semua pekerja di Jakarta setiap hari Senin sampai Jumat pulang pergi kerja naik transportasi umum, pasti Jakarta jadi gak macet dan udaranya bersih. 

Kalau kamu kurang nyaman naik kendaraan umum, bisa juga menebeng teman. Pokoknya kamu gak bawa kendaraan pribadi saja, sudah berkontribusi untuk udara di Jakarta kok!

Sebenarnya naik kendaraan pribadi tidak apa-apa, tapi pilih kendaraan pribadi yang ramah lingkungan, seperti sepeda.

Baca juga: 5 Tips Hemat Biaya Transportasi Bagi Warga Pinggiran yang Kerja di Jakarta

2. Servis kendaraan serutin mungkin 

polusi udara
polusi udara

Setelah mengetahui salah satu partikel polusi udara adalah asap kendaraan, maka kita perlu dengan rutin servis kendaraan pribadi. 

Karena kendaraan yang telat atau bahkan gak pernah diservis menjadi sumber terbesar emisi karbon. Cara untuk mencegahnya, rutin menyervis setiap sebulan sekali atau sampai batas jarak tempuh yang telah ditetapkan oleh pihak produsen kendaraan. 

3. Menaruh tanam-tanaman di pekarangan rumah 

polusi udara
polusi udara

Sebagian besar jenis tanaman bisa membantu membuat udara lebih segar. Karena mereka menyedot karbon dioksida yang ada di udara, kemudian mengeluarkannya menjadi oksigen.

Karena itu, penting buat kamu yang punya rumah di Jakarta, tanam tanaman sebanyak-banyaknya. 

Kalau terkendala lahan, sudah banyak kok metode-metode penanaman. Salah satunya, hidroponik, dan taman vertikal yang bisa nempel di tembok. 

4. Berhenti merokok sembarangan

polusi udara
polusi udara

Selain asap kendaraan, zat-zat kimia yang terkandung di dalam asap rokok juga menjadi penyumbang polusi udara. Ditambah lagi, jumlah perokok di Jakarta yang sudah sangat banyak dan kadang pada gak tahu aturan, main ngerokok di sembarang tempat saja. 

Kalau kamu perokok, segera menghentikan kebiasaan itu. Selain gak baik buat kesehatanmu, asapnya juga gak baik buat orang lain. 

Sulit untuk berhenti merokok? Solusinya jangan merokok di sembarang tempat. Merokoklah di tempat khusus. 

5. Hemat energi 

polusi udara
polusi udara

Siapa sangka kalau penggunaan listrik berlebih bisa menyebabkan polusi udara. Karena selama ini, termasuk di Jakarta bahan untuk menghasilkan listrik adalah batu bara. 

Menurut para aktivis lingkungan, penggunaan batu bara sebagai sumber energi ini sangat tidak baik untuk lingkungan, karena uapnya berkontribusi besar terhadap pencemaran lingkungan. 

Produksi listrik batu bara akan terus meningkat bila permintaan dan penggunaan dari masyarakat juga membludak. 

Artinya, kamu bisa membantu menguranginya dengan lebih hemat energi. Misalnya, tidak menyalakan AC siang hari, matikan lampu yang tidak diperlukan dan masih banyak lagi. 

Itulah lima cara mudah yang bisa kamu lakukan untuk berkontribusi dalam pengurangan polusi udara di Jakarta. Semua itu bisa dilakukan tanpa harus keluar uang lebih. 

Lakukanlah hal-hal itu sesegera mungkin demi menyelamatkan udara Jakarta menjadi lebih sehat!  (Editor: Chaerunnisa)